Obat Tradisional Miom Ace Maxs Terbaik Harganya Murah, Pesan Via SMS "BARANG SAMPAI BARU ANDA BAYAR"

Kamis, April 24, 2014

Tanaman Herbal Penurun Diabetes


http://obattradisionalmiomnini01.blogspot.com/

Tanaman Herbal Penurun Diabetes,- Anda mengidap penyakit diabetes/kencing manis? Tidak perlu khawatir karena dengan bertambah pesatnya kemajuan teknologi kini telah di temukan dan di ketahui bahwa sejumlah tanaman obat memiliki efek seperti insulin dalam tubuh manusia. Tanaman tersebut mampu menurunkan gula darah yang berlebihan pada penderita diabetes. Dipadu dengan pola makan dan olah raga, herbal ini bisa dikonsumsi sesudah makan untuk mengendalikan kadar gula darah. Diabetes melitus ini merupakan penyakit yang zaman sekarang telah banyak di derita “Salah satu sebabnya adalah mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat. Berapa banyak pun beras diproduksi di Indonesia, pasti akan habis. Seharusnya kita mengurangi karbohidrat,” ujar Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Apt, Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami, Departemen Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Indonesia. Tanaman obat pun bisa dikonsumsi untuk membantu mengendalikan gula darah. “Obat herbal itu bekerja seperti insulin. Tanaman herbal ini bisa digunakan dalam jangka panjang tanpa efek samping berarti,” imbuhnya. 
  • “Tanaman obat itu berfungsi konstruktif, yaitu membangun kembali jaringan-jaringan yang rusak serta menyembuhkan komplikasi,” ujar Dr. Prapti Utami, dokter yang mendalami tanaman obat. Menurutnya, obat herbal bekerja menurunkan gula darah dengan mekanisme menghambat penyerapan gula berkat kadar seratnya yang tinggi.
  • Tanaman seperti pare akan bekerja memperbaiki sel beta pankreas. “Ada juga yang merangsang sel beta pankreas untuk memproduksi insulin yang mengendalikan gula darah,” ujar Dr. Prapti.
  • Untuk diabetesi yang harus mengonsumsi obat dari dokter agar gula darahnya terkendali, perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi tanaman obat. “Perlu jarak waktu antara minum obat dan minum tanaman obat,” kata Prof. Sumali.
Tanaman yang dapat menurunkan kadar gula darah diantaranya :

 1. Brotowali
Efek Farmakologi : Analgesik (menghilangkan rasa sakit), anti piretik (menurunkan panas)
Cara Penggunaan : 6 cm batang brotowali dicuci dan dipotong-potong. Tambahkan sepertiga genggam daun sambiloto dan sepertiga daun kumis kucing. Rebus dengan tiga gelas sampai menjadi dua gelas. Diminum setelah makan.

 2. Lidah Buaya
Efek Farmakologi : Antiradang. Pencahar
Cara Penggunaan : 1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya kemudian dipotong-potong. Rebus lidah buaya dengan tiga gelas air sampai menjadi satu setengah gelas. Minum 3x1,5 gelas setiap habis makan.

3. Mahkota Dewa
Efek Farmakologi : Antiradang, obat disentri dan obat sakit kulit dan eksim.
Cara Penggunaan : Siapkan lima hingga tujuh iris buah mahkotadewa lalu seduh dengan satu gelas air panas (200 cc). Tutup dan biarkan sebentar agar melarut dulu. Setelah itu minum secukupnya.

4. Mengkudu
Efek Farmakologi : Memperbaiki sel beta pankreas dan reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik.
Cara Penggunaan : Ambil dua buah mengkudu masak. Parut dan tambahkan sedikit air kapur. Aduk sampai merata. Peras dengan sepotong kain lalu diminum.

5. Pare
Efek Farmakologi : Antiradang, sifatnya dingin. Charantin dan polypeptide-P di dalam pare merangsang sel beta pankreas untuk mengeluarkan insulin.
Cara Penggunaan : Ambil 200 gram buah pare segar. Potong-potong lalu buah tersebut bisa dijus atau direbus. Kemudian airnya diminum.

6. Teh Hijau
Efek Farmakologi : Polifenol di dalam teh meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Efek teh hijau terhadap insulin ini pernah diteliti oleh Hiroshi Tsuneki dkk dan diterbitkan dalam jurnal BMC Pharmacology tahun 2004.

Tanaman Herbal Penurun Diabetes

0 komentar:

Posting Komentar

TOKO ACEP


Buka 24 Jam

Tanggal Merah dan HARI LIBUR TETAP BUKA !!!!

Pengelola

Konsultasi : 085.220.295.364
SMS : 082.126.444.770
PIN BB : 57312E3E

Popular Posts

Disclaimer

Perlu diingat bahwa, PENGOBATAN DENGAN OBAT HERBAL BUKANLAH PENGOBATAN SEPERTI OBAT DOKTER yang bertugas menekan symptoms (sumber amban penyakit) Tetapi, OBAT HERBAL hanya bertugas secara alami membangung, meregenerasi, me-recover jaringan, organ, maupun sel yang telah rusak, karena obat herbal merupakan herbal food suplement. Oleh sebab itulah, maka hasilnya bersifat individu (tiap orang berbeda-beda), dan kecepatan perbaikan sangat dipengarhui oleh faktor lingkungan, pola makan, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi stress (mental)
Diberdayakan oleh Blogger.