Obat Tradisional Miom Ace Maxs Terbaik Harganya Murah, Pesan Via SMS "BARANG SAMPAI BARU ANDA BAYAR"

Jumat, Mei 08, 2015

Makanan Sehat Untuk Penderita Miom

Penyakit miom merupakan penyakit yang menyerang organ kelamin wanita yang bersifat ganas. Awal mula terjadinya penyakit mioma uteri berasal dari otot polos rahim. Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause. 

Jika anda ingin segera sembuh dari penyakit miom, maka sebaiknya anda segera mengubah pola hidup anda yang akan membantu menyembuhkan penyakit miom dengan cepat. Ini beberapa  Makanan Sehat Untuk Penderita Miom :

  • Konsumsi Sayur Segar : Kubis, Leunca, Buncis, Wortel, Pare, Brokoli, Sambung nyawa, Bit, dan Bawang putih.
     
  • Konsumsi Jus Buah : Belimbing manis, Apel malang, Jeruk, Pepaya, Jambu biji, Tomat.
    Apabila menkonsumsi sayuran yang dimasak sendiri, bisa ditambahkan bumbu dari tanaman herbal, seperti Pegagan, Sambung nyawa, Mahkota dewa, Daun salam, dll. Boleh minum susu non fat.

Itulah beberaoapa nutrisi yang harus anda penuhi untuk menyeimbangkan hormon dalam tubuh dan tentunya anda akan segera sembuh dari penyakit miom. 


Makanan Sehat Untuk Penderita Miom

Artikle lainnya : 

0 komentar:

Posting Komentar

TOKO ACEP


Buka 24 Jam

Tanggal Merah dan HARI LIBUR TETAP BUKA !!!!

Pengelola

Konsultasi : 085.220.295.364
SMS : 082.126.444.770
PIN BB : 57312E3E

Popular Posts

Disclaimer

Perlu diingat bahwa, PENGOBATAN DENGAN OBAT HERBAL BUKANLAH PENGOBATAN SEPERTI OBAT DOKTER yang bertugas menekan symptoms (sumber amban penyakit) Tetapi, OBAT HERBAL hanya bertugas secara alami membangung, meregenerasi, me-recover jaringan, organ, maupun sel yang telah rusak, karena obat herbal merupakan herbal food suplement. Oleh sebab itulah, maka hasilnya bersifat individu (tiap orang berbeda-beda), dan kecepatan perbaikan sangat dipengarhui oleh faktor lingkungan, pola makan, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi stress (mental)
Diberdayakan oleh Blogger.